INFO KELURAHAN

Majelis Lailatul Ijtima’: Membangun Masyarakat Bertakwa, Menuju Hidup Penuh Berkah
21 Juni 2025   384 kali

Kelurahan Ditotrunan, 21 Juni 2025

Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyelimuti Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang pada malam Lailatul Ijtima’, Sabtu (21/06/2025). Kegiatan Majelis Taklim dan Dzikir Lailatul Ijtima’ Kelurahan Ditotrunan ini menjadi momentum spiritual yang memperkuat ukhuwah dan memperdalam nilai keimanan.

Kegiatan diawali dengan shalat hajat berjamaah, dilanjutkan dengan istighotsah yang menggema dari bibir para jamaah, memohon keberkahan dan perlindungan bagi bangsa, daerah, dan keluarga. Suasana haru dan khidmat begitu terasa saat doa-doa dilangitkan bersama.

Dalam sambutannya, Ketua Majelis Dzikir Lailatul Ijtima’ Kelurahan Ditotrunan Ustadz. Mas’ud menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi sarana memperkuat nilai religius di tengah masyarakat serta wadah silaturahmi antarwarga. “Melalui dzikir dan taklim, kita berusaha menguatkan ruhani dan memohon agar segala urusan kehidupan kita diridhai oleh Allah SWT,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Lumajang, Bunda Indah Amperawati, yang memberikan sambutan hangat dan memotivasi. Dalam arahannya, Bunda Indah menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan semangat masyarakat Kelurahan Ditotrunan dalam menghidupkan majelis taklim dan dzikir sebagai bagian dari pembangunan spiritual daerah.

“Kegiatan seperti ini adalah penyejuk hati, sekaligus penguat nilai-nilai keislaman dan sosial di tengah masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lumajang sangat mendukung kegiatan yang mempererat tali ukhuwah dan menumbuhkan nilai-nilai kebaikan di tengah-tengah warga,” ujar Bunda Indah.

Ia juga menekankan pentingnya peran ibu-ibu majelis taklim dalam membangun keluarga yang religius, harmonis, dan berdaya. “Keluarga yang kuat, dimulai dari ibu-ibu yang tangguh dan dekat dengan majelis ilmu,” tambahnya.

Sebagai puncak acara, KH. As’adul Umam menyampaikan ceramah agama yang menggugah hati dengan inti ceramah mengajak jamaah untuk memperbarui niat dalam bertakwa, menjadikan takwa sebagai jalan hidup, serta memperkuat ikatan kepada Allah dalam setiap langkah. Dengan takwa, hidup menjadi lebih tenang, berkah, dan penuh harapan. Dengan gaya khas yang sejuk dan menyentuh, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan majelis ilmu dan dzikir sebagai kebutuhan ruhani yang tak tergantikan.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. As’adul Umam, menandai berakhirnya malam penuh berkah itu. Semoga kegiatan ini terus menjadi wasilah turunnya rahmat, ketenangan batin, dan keberkahan untuk masyarakat Kelurahan Ditotrunan khususnya, dan Kabupaten Lumajang pada umumnya.(tr’s)

 

Kembali