INFO KELURAHAN

Monitoring dan Evaluasi Kelurahan Mandiri Garam Beriodium di Kelurahan Ditotrunan
14 Oktober 2024   148 kali

Kelurahan Di6totrunan, 14 Oktober 2024

Hari ini dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kelurahan Mandiri Garam Beriodium. Kegiatan ini merupakan implementasi dari rencana aksi dalam upaya penanggulangan Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) di Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas program maupun lintas sektor dalam pemeriksaan kadar iodium garam yang ada di pasaran.

Kegiatan Monev ini dihadiri oleh tim GAKI Kabupaten Lumajang, dari Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang, Diskopindag, Badan POM, perangkat kelurahan, serta perwakilan ibu-ibu PKK yang berperan aktif dalam mensosialisasikan manfaat garam beriodium kepada warga. Acara dibuka dengan sambutan dari Lurah Ditotrunan Heyin Krida Laksono, S.AP yang menyampaikan pentingnya konsumsi garam beriodium untuk mencegah masalah kesehatan seperti gondok dan gangguan tiroid.

Selama proses monitoring, tim melakukan pengecekan di beberapa warung atau toko kelontong di sekitar Pasar MKS untuk memastikan penggunaan garam beriodium. Tim juga memberikan penyuluhan mengenai cara mengenali garam beriodium yang berkualitas dan mengedukasi warga tentang bahaya kekurangan iodium. Para peserta sangat antusias mengikuti sesi ini, mengingat pentingnya kesehatan keluarga dalam jangka panjang.

 

Lurah Ditotrunan berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan terus bisa mengedukasi masyarakat.  Dengan dukungan dari berbagai pihak, program Kelurahan Mandiri Garam Beriodium diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan terbebas dari risiko gangguan akibat kekurangan iodium. (tr’s)

 

Kembali