INFO KELURAHAN

Sosialisasi GERMAS di Kelurahan Ditotrunan : Kader Posyandu Siap Wujudkan Masyarakat Sehat
10 Juni 2024   155 kali

Kelurahan Ditotrunan, 10 Juni 2024

Hari ini, Senin 10 Juni 2024 dilaksanakan pertemuan rutin kader Posyandu di Aula lt.2 Kelurahan Ditotrunan dalam rangka sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 50 kader Posyandu dari masing-masing RW di Kelurahan Ditotrunan. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui perilaku hidup sehat.

Acara dimulai dengan sambutan dari Lurah Ditotrunan, Heyin Krida Laksono, S.AP, yang menyampaikan pentingnya peran kader Posyandu dalam menggerakkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. "Kader Posyandu adalah ujung tombak dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat. Oleh karena itu, peran serta aktif kader sangat dibutuhkan dalam mensukseskan program GERMAS," ujarnya.

Sesi utama sosialisasi diisi oleh petugas dari Puskesmas Rogotrunan Kecamatan Lumajang yaitu, Faza Qonitatul ‘An, S.KM, petugas promosi kesehatan dan ilmu perilaku, yang memberikan materi tentang langkah-langkah konkret GERMAS. Faza Qonitatul ‘An, S.KM menjelaskan tiga fokus utama GERMAS, yaitu peningkatan aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin. Namun sekarang ada 15 indikator "GERMAS yang bukan hanya tentang mengobati penyakit, tetapi lebih kepada pencegahan dan menjaga kesehatan melalui perubahan gaya hidup," jelas Faza Qonitatul ‘An, S.KM.

Dan sesi kedua dengan materi STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) sebagai narasumbernya, Dini Tri Kurnia, Amd.KL, petugas Kesehatan Lingkungan, yang menjelaskan tentang 5 pilar utama dalam STBM yaitu :

1.     Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS): Mengajak masyarakat untuk tidak buang air besar di sembarang tempat, melainkan menggunakan jamban yang sehat dan layak.

2.     Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS): Mendorong kebiasaan mencuci tangan dengan sabun pada momen-momen penting, seperti sebelum makan, setelah buang air besar, sebelum menyusui, dan setelah memegang sesuatu yang kotor.

3.     Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga: Memastikan air minum dan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat diolah dengan cara yang aman dan higienis untuk mencegah penyakit yang ditularkan melalui air dan makanan.

4.     Pengelolaan Sampah Rumah Tangga: Mengajak masyarakat untuk mengelola sampah rumah tangga dengan cara yang benar agar tidak mencemari lingkungan dan menimbulkan masalah kesehatan.

5.     Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga: Mengelola limbah cair, seperti air bekas cucian dan mandi, dengan cara yang aman sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar.

Sebelum diakhiri ada  sesi tanya jawab, banyak kader yang mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang dihadapi dalam mengedukasi masyarakat.

Pertemuan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen kebersamaan. Semua peserta pulang dengan semangat baru untuk menerapkan dan menyebarkan informasi GERMAS di tengah-tengah masyarakat. (tr’s)

 

Kembali